Dovizioso Enggan Minder meski Telat Bercahaya
Posted on: October 22, 2020 Posted by: Jose Sanders Comments: 0

Dovizioso Enggan Minder meski Telat Bercahaya

ARAGON – Tak lengah bila menyebut pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, sebagai rider yang telat bersinar. Pasalnya, Dovizioso baru mulai diperhitungkan sebagai wujud pembalap yang tangguh kala usianya sudah memasuki 30 tahun.

Dovizioso sejatinya telah bertarung di ajang balap MotoGP semenjak 2008, yakni ketika usianya sedang 21 tahun. Meski begitu, Dovizioso selalu gagal menampilkan performa yang kompetitif. Pembalap asal Italia tersebut baru bisa terlibat dalam pengejaran gelar juara dunia sejak besar tahun silam, yakni pada musim balap MotoGP 2017, di mana dirinya menjadi runner-up kejuaraan.

Sejak saat itu, nama Dovizioso baru mulai diperhitungkan sebagai salah satu pembalap yang bersaing memperebutkan gelar juara dunia. Sekalipun demikian, harus disayangkan karena di akhirnya ia selalu kalah bertarung dari pembalap Repsol Honda, Marc Marquez.

Baca selalu: Valentino Rossi Kritik Peran Lorenzo sebagai Test Rider Yamaha

Kendati demikian, Dovizioso pantang buat menyerah. Dengan tegas ia mengatakan bahwa dirinya akan selalu membidik gelar juara dunia. Ditambah lagi, kini mimpinya sejak kecil sudah terwujud, yakni untuk mengendarai mesin balap Italia, yang membuatnya kian bersemangat.

“Saya seorang pembalap Italia dengan sepeda motor Italia: Saya memenuhi impian yang saya miliki sebagai seorang anak, dan saya menunjukkannya kepada para-para penggemar kapan pun saya bisa. Dukungan luar biasa mereka membantu aku menjadi lebih rileks. Nyanyian serta bendera dengan nomor saya dalam arena balap dunia adalah kegembiraan yang istimewa, ” terang Dovizioso, menyadur dari Speedweek , Jumat (23/10/2020).

“Tujuan saya adalah Untuk mendapatkan gelar di kelas utama, tetap saja. Saya telah mengemudi untuk Ducati sejak 2013, kami saat ini adalah tim yang terlatih serta cara kerja kami terus berkembang. Kami hampir mencapai gelar ahli dunia pada 2017, ” pungkas pembalap berjuluk Desmo Dovi itu.

(mrh)

Categories: