Novak Djokovic Berambisi Tutup 2020 dengan Tetap Berstatus Nomor 1 Negeri
Posted on: October 24, 2020 Posted by: Jose Sanders Comments: 0

Novak Djokovic Berambisi Tutup 2020 dengan Tetap Berstatus Nomor 1 Negeri

BEOGARD – Petenis tempat tinggal atas dunia, Novak Djokovic, melahirkan apa yang menjadi target utamanya di pengujung tahun 2020. Djokovic mengaku sangat berambisi untuk mampu tetap bertahan sebagai petenis putra berperingkat nomor satu dunia.

Sebagaimana diketahui, Djokovic mencuaikan tahun 2020 dengan sejumlah saat yang mungkin takkan dilupakannya. Djokovic sendiri mengawali 2020 dengan berhasil keluar sebagai juara Australia Peduli dengan mengalahkan Roger Federer dalam partai final.

Djokovic juga berhasil meraih gelar juara ketika mengikuti turnamen Dubai Tennis Championship. Pada pertandingan final, petenis asal Serbia tersebut berhasil menundukkan Stefanos Tsitsipas dengan skor akhir 6-3 dan 6-4.

Djokovic tunggal memang sempat menuai kritikan masa menggelar turnamen Adria Tour ketika masa penyebaran virus Corona (Covid-19) tengah melanda seantero Dunia. Pasalnya dalam turnamen tersebut, Djokovic tidak menerapktan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Pada era tampil di Amerika Serikat (AS) Terbuka 2020, Djokovic juga kudu didiskualifikasi usai secara tidak berniat memukul bola ke arah ofisial. Sedangkan kala tampil di Prancis Open 2020, Djokovic harus taat dari tangan Rafael Nadal dengan skor 6–0, 6–2, 7–5.

Kini jelang penutupan tarikh 2020, Djokovic sendiri berencana memasukkan dua turnamen lagi, yakni Wina Open 2020 dan London Masters 2020. Langkah tersebut diambil Djokovic demi mempertahankan status sebagai petenis berperingkat satu dunia pada saat ini.

Mengucapkan Juga: Djokovic Minta Maaf Usai Pukul Hakim Garis dengan Bola di AS Terbuka 2020

“Saya akan bersabung pada turnamen di Wina yang awalnya tidak ada dalam program saya. Saya sudah tidak berlaku di Wina selama 15 tahun, jadi saya merasa sangat suka bisa tampil di sana lagi, ” jelas Djokovic, seperti disadur dari Eurosport, Minggu (25/10/2020).

“Meski harus diakui bahwa musim ini sangat terganggu, berbeda, dan terasa aneh. Saya berharap sisa satu setengah bulan musim ini, saya bisa mempertahankan posisi saya sebagai nomor satu dunia, ” tuntas petenis berusia 33 tarikh tersebut.

(Ram)

Categories: