Posted on: August 11, 2021 Posted by: Jose Sanders Comments: 0

Olahragawan Australia Wajib Karantina 28 Hari Setelah Berlaga di Olimpiade Tokyo 2020

SYDNEY – Sebanyak Atlet Australia lagnsung melakukan masa karantina 28 keadaan setelah berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 . Periode itu bertambah lama daripada tim Australia lainnya yang hanya diharuskan isolasi 14 hari.

Langkah tersebut dinilai terlalu kejam karena dikhawatirkan dapat menganggu kesehatan mental para atlet.

Semua pendatang asing, termasuk tim Australia untuk Olimpiade Tokyo yang beranggotakan dekat 500 orang diwajibkan karantina 14 hari di hotel setibanya di negara itu.

Baca serupa:   Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Masuk Jajaran Negeri Pemberi Bonus Terbanyak pada Atlet Peraih Medali

Namun beberapa olahragawan harus menjalani masa karantina dua kali lipat sesudah pemerintah Australia Selatan menggunakan aturan bahwa mereka dengan tidak mendapatkan penerbangan langsung dari Tokyo ke Adelaide harus isolasi selama besar pekan.

Baca juga:   Olimpiade Tokyo 2020 Selesai, Semua Atlet Rusia Lolos Tes Doping

Sebanyak 56 atlet akan kembali ke Australia Selatan, dengan 16 di antaranya sudah melakukan karantina di Sydney dengan saat ini sedang menerapkan lockdown dalam upaya menekan jumlah infeksi virus varian Delta.

Pemimpin Komite Olimpiade Australia Matt Carroll mengatakan bahwa hukum tersebut bertentangan dengan saran medis dari Australian Institute of Sport (AIS) terpaut kesehatan mental atlet.

“Ketika negara-negara asing merayakan kedatangan atlet mereka, kami justru memperlakukan olahragawan kami dengan kejam serta rasa tidak peduli, ” kata Carroll, seperti dikutip AFP.

“Mereka dihukum setelah mewakili negeri di Olimpiade. ”

Kontingen Australia yang finis di posisi keenam di Tokyo dengan raihan 17 emas, tujuh perak, dan 22 perunggu segenap telah menerima vaksinasi COVID-19 serta melewati serangkaian ulangan hampir setiap hari selama di Jepang.

Dengan demikian, menurut Carroll, para atlet pun ada risiko rendah membawa virus corona ke negaranya. Tetapi usulan mereka untuk dibebaskan dari karantina ekstra 14 hari justru ditolak sebab pemerintah Australia Selatan.

Categories: