Stoner Tak Setuju jika MotoGP 2020 Disebut Kejuaraan Dunia Lagi, Ini Alasannya
Posted on: September 10, 2020 Posted by: Jose Sanders Comments: 0

Stoner Tak Setuju jika MotoGP 2020 Disebut Kejuaraan Dunia Lagi, Ini Alasannya

MISANO – Balapan MotoGP 2020 bakal segera kembali usai sempat beristirahat sejenak selama dua pekan. Sirkuit Misano, Italia pun akan menjadi tuan sendi selanjutnya dan bakal berlangsung perut kali, yakni untuk seri San Marino dan GP Emilia Romagna.

Diadakannya dua kali balapan di sirkuit yang serupa merupakan trik untuk mensiasati sedikitnya tuan rumah yang dapat mewujudkan balapan MotoGP 2020. Jadi, tidak hanya Misano saja yang menerapkan dua kali balapan, Sirkuit Jeres, Red Bull Ring, Aragon, Ricardo Tormo, adalah trek yang dipastikan menggelar balapan dua kali.

Tentu adanya wabah virus corona menjadi alasan itu seluruh. Semua itu dilakukan karena dasar tak ada sirkuit di luar Eropa yang mampu menjadi majikan rumah MotoGP, jadi mau tak mau Dorna Sports memilih mengarahkan balapan MotoGP 2020 di kawan Eropa.

Baca Juga: Stoner Sebut MotoGP 2020 Tak Menarik karena Tidak Ada Marquez

Keputusan itu ternyata membuat bekas pembalap Ducati dan Honda, yakni Casey Stoner merasa heran. Dia heran bukan karena keputusan Dorna Sports selaku promotor MotoGP, memperbedakan penyebutan gelar juara dunia pada musim ini.

Untuk Stoner, MotoGP 2020 bukanlah teristimewa Kejuaraan Dunia MotoGP, mungkin lebih tepatnya kejuaraan Eropa MotoGP. Sebab memang balapan di musim tersebut hanya berpusat di Kawasan Eropa saja.

“Saya merasakan agak sulit menyebut kompetisi MotoGP tahun ini disebut kejuaraan dunia. Anda tidak berkeliling dunia buat menciptakan suatu kejuaraan, ” ungkap Stoner, dilansir dari Marca, Kamis (10/9/2020).

Categories: