Usai MotoGP Emilia Romagna 2020, Quartararo Ngaku Frustrasi karena Penalti
Posted on: September 20, 2020 Posted by: Jose Sanders Comments: 0

Usai MotoGP Emilia Romagna 2020, Quartararo Ngaku Frustrasi karena Penalti

MISANO – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, frustrasi sebab penalti menggagalkannya naik ke berasaskan podium di MotoGP Emilia Romagna 2020. Quartararo pun harus lega finis keempat dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Misano, Minggu 20 September 2020 tersebut.

Penalti didapatkan El Diablo –julukan Quartararo– ketika sedang berkecukupan di posisi ketiga. Quartararo menerima penalti karena kerap melewati pemisah trek. Quartararo awalnya diberikan long lap penalty, tetapi ia tidak melakukannya. Sebab, balapan akan cepat berakhir sehingga Quartararo memilih buat terus melanju hingga garis finis.

Pembalap Petronas SRT itu adalah pembalap ketiga yang menyentuh strip finis. Akan tetapi, ia harus rela turun satu posisi serta memberikan tempat ketiga kepada pembalap KTM Red Bull, Pol Espargaro. Sebab, Quartararo menerima penalti tiga detik sebagai penggati dari long lap penalty yang tidak diambilnya.

Quartararo sangat kesal i atas penalti yang diterimanya. Sebab, ia tidak tahu kalau dirinya diberikan penalti. Quartararo mengiakan tidak ada informasi soal penalti di papan pemberitahuannya.

“Saya menerima long lap penalty, tetapi saya tidak menerima pesan apa pun tentang peringatan pemisah lintasan di papan pemberitahuan beta. Jadi, saya sedikit terkejut karenanya, ” ujar Quartararo, menyadur sebab laman resmi Sepang Racing Team , Senin (21/9/2020).

Meski tidak terang, Quartararo mengakui bahwa dirinya tiga kali keluar trek dalam balapan kemarin malam. Quartararo ingat dengan pertama, tetapi tidak dengan besar kejadian selanjutnya.

BACA JUGA: Klasemen MotoGP 2020 Usai GP Emilia Romagna, Dovizioso Masih di Puncak

Gagal podium buat Quartararo kecewa, tetapi tidak mengurangi antusiasnya menyambut balapan yang akan sampai, MotoGP Caltalunya 2020. Quartararo menargetkan hasil terbaik pada balapan dengan akan berlangsung di Sirkuit Catalunya, Spanyol, Minggu 27 September 2020 tersebut.

“Saya terang tiga kali melampaui batas jalan, tetapi dua kali terakhir beta tidak tahu di mana itu terjadi. Sangat mengecewakan dan menyusun frustasi mendapatkan penalti ini, tapi saya menantikan Barcelona, ” pungkasnya.

(mrh)

Categories: